Aku

Kebenaran itu mengajak bukan menginjak, merangkul bukan memukul, memeluk bukan menekuk, munculkan harapan bukan mupuskan harapan, tidak merasa lebih baik"

Cinta

Siapakah Engkau ya Rasulullah?

Tuhan

Tunjuklah kami jalan yang lurus yaitu jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat bukan jalan mereka yang sesat
 

Jangan Lupa Isi Ulang Keimanan

6/03/2013


Dalam penggunaanya, untuk tetap dapat bertahan hidup handphone harus selalu di charge baterainya minimal 2-3 hari sekali saja. Dan agar tetap dapat menggunakan baterai dengan daya tahan lama , maka kita harus melakukan pen-CHARGE-an baterai secara "TERATUR".
Namun lain halnya jika handphone yang sudah lama dan baterainya sudah tidak dapat bekerja dengan baik lagi, mungkin kita harus men-charge-nya setiap 3-6 jam sekali,"sungguh sangat merepotkan bukan?". 

Kita tahu bahwa HP tidak akan hidup selamanya dengan sekali men-charge saja, dari pengetahuan itu maka kita 'manusia' melakukan "AKTIFITAS YANG SAMA" yaitu"men-charge baterai" secara "BERULANG-ULANG" hingga baterainya rusak/"MATI" bahkan handphonenya yg Mati. Itu baru Handphone?
Lalu Bagaimana dengan Keimanan?
Apakah kita sudah melakukan pen-charge-an iman utk hidup kita seperti halnya kita memperlakukan Handphone kita?

Berapa kali kita melakukanya dalam sehari ? seminggu? sebulan?
setahun ?Atau bahkan tidak sama sekali ?Astagfirullah ,Naudzubillahhimindzalik, janganlah dunia ini menjadikan kita manusia-manusia yang LALAI akan Allah.

Semoga disisa bulan ramadhan yang ada ini kita sadar dan kita lebih bisa meningkatkan ke-Imanan dengan memaksimalkan Pen-Charge-an iman yaitu dengan rendah hati mendekatkan diri kepada Allah dan memohon ampun atas ke lalaian yang pernah kita lakukan. Agar dibulan-bulan mendatang setelah ramadhan ini keimanan kita bisa meningkat dan sekaligus sbg persiapan utk menyambut Ramadhan ditahun mendatang yang insyallah jika Allah masih memberi kesempatan utk kita beribadah kepadaNYA.
#Insyallah Amin, author@aonechung

Cara Mudah Untuk Bahagia


Ingin skripsi dilancarkan dan dimudahkan? minta sama Allah.
Ingin menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna? minta sama Allah.
Ingin punya pekerjaan yang lebih baik? minta sama Allah.
Ingin dinaikan derajatnya ? minta sama Allah.
Ingin punya calon istri sholehah? minta sama Allah.
Ingin punya kendaran baru? minta sama Allah.
Ingin punya Rumah baru ? minta sama Allah.
Ingin naik haji dan umroh tiap tahun?minta sama Allah.
Ingin panti asuhan yatim piatu? minta sama Allah.
Ingin masuk surga? minta sama Allah.
Intinya Allah..Allah..Allah lagi..Allah terus..Allah lagi Allah terus. :').
Insyallah, hati menjadi tentram bahagia dan hidup ini menjadi mudah dan indah
Author@aonechung, Rewrite@wisatahati

Kisah Hoja dan Unta "Just follow your heart"


Ada seorang tokoh sufi terkenal bernama Nasrudin Hoja, Beliau dikenal sebagai orang yang bijak dan jenaka yang dibalik kejenakaannya tersimpan hikmah dan pelajaran hidup tingkat tinggi. Suatu hari Nasrudin Hoja akan menjual seekor keledai peliharaanya ke pasar. Hoja berangkat menjual keledainya bersama anak lelakinya yang berusia 12 tahun. Berangkatlah kedua bapak anak ini sambil menuntun keledai ke pasar.
Belum lama berjalan mereka bertemu sekumpulan pemuda yang lalu berkata kepada mereka berdua, "hai teman-teman, lihatlah bapak dan anak yang menuntun keledainya itu. Betapa ruginya mereka, masa keledai dituntun begitu saja, bukankah mereka bisa menaiki keledai itu?". Lalu Hoja pun bersama anaknya menaiki keledai tersebut. Tak lama kemudian mereka bertemu rombongan ibu-ibu yang berbisik-bisik keras sehingga terdengan oleh Hoja dan anaknya, "Benar-benar keterlaluan mereka berdua itu, keledai yang badannya lebih kecil dari kuda dinaiki oleh dua orang pria yang badannya tegap. Kasihan keledai itu ya, kalau mau naik harusnya cukup satu orang saja". Akhirnya Hoja pun turun dari keledai sementara anaknya tetap naik keledai.

Tak lama kemudian kembali bapak dan anak tersebut bertemu sekumpulan orang, kali ini sekumpulan pria dewasa. Lagi-lagi terdengar bisik-bisik dari mereka, "benar-benar anak kurang ajar, masa dia enak-enak naik keledai sedangkan bapaknya disuruh jalan menuntun keledai?". Sekarang ganti anak lelaki Hoja turun dari keledai untuk menuntun keledai tersebut, sedangkan Hoja yang naik keledai. Ketika mereka berdua melewati daerah pemukiman, kembali ada kata-kata yang mereka berdua dengar. Malahan kali ini terdengar seperti teriakan yang datangnya dari ujung gang, "hey kawan-kawan, lihatlah bapak yang tidak tahu malu, sementara dia naik keledai anaknya disuruh menuntun keledai"

Hoja pun turun dari keledai, lalu sang anak pun bertanya,"pak, sekarang apa yang harus kita lakukan?". Kali ini Hoja bersama anaknya menggendong keledai tersebut. Apa yang terjadi? Sesampainya di pasar mereka berdua ditertawakan orang-orang,"Lihatlah dua orang bodoh itu, masa keledai digendong, harusnya kan dinaiki atau dituntun". 
#Jangan mudah terpengaruh dengan omongan orang lain,ikuti selalu kata hati. Just follow your heart.
Writer: Tim Ustadz

Tuhan Jadikan Aku

Tuhan, jadikanlah aku pembawa damai
Bila terjadi kebencian, jadikanlah aku pembawa cinta kasih;
Bila terjadi penghinaan, jadikanlah aku pembawa pengampunan;
Bila terjadi kesesatan, jadikanlah aku pembawa kebenaran;
Bila terjadi kebimbangan, jadikanlah aku pembawa kepastian;
Bila terjadi kecemasan, jadikanlah aku pembawa harapan;
Bila terjadi kegelapan, jadikanlah aku pembawa terang;
Bila terjadi kesedihan, jadikanlah aku pembawa kegembiraan;
Tuhan, smoga aku lebih ingin menghibur daripada dihibur,
Memahami daripada dipahami,
Mencintai daripada dicintai,
Sebab dengan memberi kami menerima,
Dengan melupakan diri sendiri kami menemukan,
Dengan mengampuni, kami diampuni,
Dengan mati suci, kami bangkit lagi untuk hidup selama-lamanya.


Source@SantoFransiskus

Doa dan Skripsi


Dear God: Ya Tuhan kami, maha suci Engkau, tiada suatu yang tak mungkin dimuka bumi ini bagimu,hanya kepadamu kami menyembah,hanya kepadamu kami bersujud, dan hanya kepadamu kami meminta ,kami yakin karena Engkaulah sebaik-baik penolong.
Wish: Ya Tuhan mudahkanlah kami, teman" kami dan sahabat" kami yang saat ini sedang dalam proses menyelesaikan skripsi, lancarkan kami Tuhan, berkahi kami dalam setiap proses ini agar apa yang kami tuliskan ini bermanfaat bagi kami dan bagi orang" penerus kami. Kami berharap di 10 malam hari terkahir Ramadhan ini sudah dapat menyelesaiakan semua urusan kami,agar kami bisa lebih focus denganMU di 10 terkahir Ramdhan ini. Allhumma Sholialla Muhammad Wallaali Muhammad 10x.Ami3x 
1 August 2012

Writer@aonechung