Aku

Kebenaran itu mengajak bukan menginjak, merangkul bukan memukul, memeluk bukan menekuk, munculkan harapan bukan mupuskan harapan, tidak merasa lebih baik"

Cinta

Siapakah Engkau ya Rasulullah?

Tuhan

Tunjuklah kami jalan yang lurus yaitu jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat bukan jalan mereka yang sesat
 
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Hidup Ibarat Sebuah Toples Makanan |Analogi 1|

2/25/2013

Satu lagi analogi yang cukup menggelitik hati:

Hidup itu ibarat sebuah toples/ kaleng makanan.

Pertama-tama coba masukan beberapa bola tennis kedalam toples hingga penuh. Logikanya, tempat yang dalam kondisi penuh seharusnya tidak dapat dimasukan sesuatu lagi, tapi coba Kemudian masukan kerikil kedalamanya hingga penuh,apa yg terjadi? ternyata kerikil tersebut masih bisa memenuhi toples yang sudah terisi dengan bola tennis.
Selanjutnya coba masukan pasir kedalamnya hingga penuh, ternyata toples yang tadi sudah terisi penuh itu masih bisa diisi dengan pasir hingga penuh. Yang terakhir coba masukan air kedalamnya, apa yang terjadi? ternyata air tersebut jg masih bisa memenuhi toples yang sudah terisi dengan bola tennis, kerikil, pasir dan air.

Sekarang coba kita acak langkah" yang kita lakukan, misal kita masukkan kerikil terlebih dahulu hingga penuh, selanjutnya kita masukan bola tennis? apa bisa bola tennis tersebut masuk kedalam toples yang sudah terisi dengan kerikil?

Nah, ini ibarat hidup, jika kita didunia ini melakukan hal" yang pokok,utama, secara otomatis hal" kecil akan selalu mengikuti kita dan kita masih dapat melakukan dan merasakan hal" yang kecil tersebut.
Tapi sebaliknya, jika kita mengutamakan hal" yang kecil dan mengabaikan yang pokok maka kita tidak akan bisa mendapatkan hal" yang besar, yang ada hidup ini akan menjadi sia-sia. 


Writer@aonechung

Strategi Berwirausaha

4/19/2011

 Strategi Berwirausaha

Jika Anda ingin bisa berdikari dan memulai usaha sendiri ada beberapa hal yang Harus diingat bahwa memulai usaha sendiri butuh kerja keras ,dan bisa jadi akan memerlukan waktu lama hingga akhirnya ada pemasukan. Perlu strategi yang jitu agar upaya wirausaha Anda tersebut berhasil, juga meminimalisir kegagalan. Berikut adalah strategi-strategi dari para pengusaha-pengusaha wirausaha yang berhasil.

1. Mencari pasar khusus yang belum tergarap
Identifikasikan sebuah pangsa pasar khusus (niche market) yang kebutuhan utamanya belum terpenuhi oleh kompetitor. Bangun sebuah spesialisasi yang Anda tahu merupakan keunggulan dari perusahaan Anda. Ingatlah, bahwa bahkan sebuah perusahaan besar dan bertaraf internasional pun tak bisa memuaskan semua orang. Banyak pasar khusus yang seringkali tak tergarap karena dianggap terlalu kecil.
2. Peka terhadap tren terbaru berani memulai
Carilah kebutuhan dan keinginan terbaru dari para konsumen yang tumbuh dari perubahan tren di segi kultural, ekonomi, teknologi yang menjadi sinyal kesempatan pasar baru. Bertindaklah dengan cepat, jangan menunda terlalu lama.
3. Lakukan!
Berhenti membuat alasan-alasan. Waktu paling “sempurna” untuk meluncurkan bisnis takkan pernah bisa diprediksi secara tepat dan pasti. Jangan biarkan para bakal calon kompetitor mencuri start dari bisnis yang sebenarnya bisa Anda mulai terlebih dulu. Mulailah bergerak. Ciptakan gol-gol pendek dan deadline yang membawa Anda lebih dekat untuk membuka lahan bisnis baru.
4. Hindari kata-kata yang mematahkan semangat
Abaikan orang-orang yang berkata “Itu tak akan berhasil” atau “Tak akan bisa berhasil kalau kamu melakukannya dengan cara itu“. Sesekali, menjauh dari anggapan yang menurunkan semangat dan aturan baku bisa membantu Anda untuk meraih kesuksesan. Perhatikan dan pelajari cara para pebisnis yang sukses di bidang mereka dengan pandangan yang kritis. Pelajari cara mereka bekerja dan program yang mereka lakukan. Ajukan pertanyaan-pertanyaan “bagaimana jika” di dalam pikiran Anda.
5. Eksplorasikan kelemahan kompetitor
Ambil pandangan kritis terhadap kompetisi Anda dari perspektif konsumen. Dengarkan baik-baik akan kebutuhan dan komplain dari konsumen prospektif saat melakukan telepon sales. Hal ini akan membantu mengidentifikasi kekurangan dan kelemahan kompetitor. Carilah cara untuk menutup kekurangan dari servis dan produk Anda sendiri, lalu perbaiki hal tersebut.
6. Isi kekosongan
Pusatkan pandangan Anda di area yang lupa ditutupi oleh kompetitor Anda. Pelajari bagaimana mengantisipasi area baru yang bisa Anda isi dengan servis atau bisa memposisikan bisnis Anda lebih cepat dari kompetitor Anda.
7. Tenar dengan dana minim
Pikirkan cara bagaimana agar lebih dikenal dengan dana seminim mungkin. Jangan terlalu menutup diri, jadilah kreatif, beranikan diri untuk makin dikenal banyak orang (tapi untuk alasan yang baik). Tukar ide dengan orang-orang terdekat Anda.
8. Percaya kemampuan diri
Bangun dan belajar untuk menggunakan kekuatan intuisi Anda. Dengarkan hati Anda. Akan ada saat-saat Anda harus memilih bermain aman atau justru bermain nekat untuk menghadapi tantangan bisnis. Orang-orang sekitar Anda juga memberi masukan yang beragam, sehingga yang bisa Anda percayai hanyalah diri dan hati Anda.
9. Jangan biarkan kesulitan atau kegagalan mengalahkan Anda
Jangan biarkan batasan yang diciptakan oleh orang lain atau keadaan yang menjepit membuat Anda lemah. Banyak wirausahawan yang menutup usaha mereka karena tidak percaya pada diri sendiri. Sebagai wirausahawan, Anda akan menghadapi masa-masa penuh stres yang akan menguji kepercayaan Anda. Ingatlah, bahwa alat untuk mengusir kegundahan itu adalah kegigihan dan daya lenting. Percayalah pada konsep bisnis Anda dan komitmen diri untuk melihat bisnis ini sukses.
10. Jangan berhenti berinovasi
Secara kontinu, carilah cara-cara baru untuk memperkenalkan produk-produk baru dan servis untuk konsumen langganan Anda dan pasar baru yang Anda temui. Berpuas diri adalah hal yang bisa membahayakan perusahaan Anda. Sesuaikan bisnis Anda dengan tren pasar.

PanduaCerdas Menyusun Perencanaan Bisnis Internet

4/13/2011

Panduan Jitu Menyusun Perencanaan Bisnis Internet


Memulai bisnis internet tak sesulit yang dibayangkan banyak orang. Asal tahu caranya, justru Anda akan menikmatinya dan tak pernah menyangka kalau begitu mudah mengawali bisnis internet. Apalagi setelah berjalan dan hasilnya bisnis internet anda mulai menghasilkan uang, hemm… pasti anda tak akan mau bekerja offline lagi. So, bagaimana? Saran saya, mulailah dari A sebelum sampai ke Z. Ikutilah langkah-langkah mudah berikut ini secara berurutan untuk mulai membangun bisnis internet Anda.

1. Tentukan Tujuan Bisnis dan Anggaran Dana
Apa tujuan anda berbisnis internet? “Ya jelas menghasilkan uang!” pasti anda jawab begitu. Maksud saya, apa tujuan bisnis internet anda untukmendapatkan konsumen baru atau untuk menyediakan layanan dan sebagai sarana komunikasi dengan para konsumen yang sudah ada? Atau mungkin tujuannnya untuk mengedukasi pasar target market anda? Atau malah barangkali untuk membuat komunitas online? Nah dalam tahap awal ini tentukan juga dana yang akan anda investasikan. Memiliki tujuan dan anggaran investasi yang jelas akan membuat langkah anda lebih efektif.
-
2. Tentukan Target Market
Bisnis modern mengenal yang namanya segmentasi atau target pasar yang dituju. Nah, tentukan secara jelas siapa saja target market anda. Apakah semua orang pria dan wanita? Berapa umur mereka? Bagaiaman kondisi social-ekonomi mereka? Berapa penghasilan mereka? Apa kata kunci yang biasa mereka gunakan di search engine? Apa perlu sedetil itu? Ya, lebih detil lebih baik! Semakin anda paham target market anda, makin mudah bagi anda untuk meluncurkan jurus-jurus marketing anda.

3. Kenali Iklim Persaingannya
Ketahui dan pahami bagaimana pasar bisnis internet yang anda bidik. Seberapa banyak pemain di sana? Bagaimana produk mereka? Pasar mana yang belum tergarap maksimal? Dari sana anda bisa menentukan dimana posisi terbaik anda untuk sukses di pasar tersebut. Cara untuk mengetahui para pesaing Anda, coba cek di Alexa.

4. Perhatikan Strategi Marketing Anda
Para pebisnis internet sukses biasanya yang memiliki strategi marketing yang andal. Maksudnya, mereka memiliki strategi pemasaran yang bisa membuat pesan produk atau layanan mereka bisa sampai kepada target market seperti yang anda diinginkan.

5. Mengatasi Masalah
Alasan utama kenapa orang membeli atau menggunakan layanan anda adalah untuk memecahkan persoalan yang tengah mereka hadapi. Ingat baik-baik hal ini! Dan tanyakan pada diri anda apakah produk anda mampu mengatasi masalah mereka? Bagaimana cara produk anda melakukannya? Dan apakah solusi yang anda tawarkan memiliki nilai lebih dibanding para pesaing anda?

6. Mem-branding Bisnis Internet AndaCara mudah pertama membranding bisnis anda adalah dari nama domain. Inilah yang pertama kali membedakan bisnis internet anda dengan yang lainnya. Dalam pemilihan domain, saran saya pilihlah yang berakhiran “.com”. Sebab, dunia internet identik dengan dunia (dot) com.

Dalam pemilihan nama domain, ada tiga kecenderungan yang saya lihat. Yang pertama, biasanya menggunakan nama pemilik bisnisnya. Kedua, menggunakan nama bisnis. Dan ketiga, menggunakan keyword yang paling sering digunakan pengakses internet.

Proses branding bisnis internet anda bukan hanya dalam soal nama domain. Tapi terutama dalam keseluruhan proses bisnis internet anda. Mulai dari tampilan (template atau desain situs blog, font, warna), konten (copywriting, artikel, podcast, video), serta pelayanan.

Nah, bagaimana? Tidak sulit kan? Dengan menerapkan keenam langkah ini, saya yakin tidak ada lagi kata sulit untuk mulai berbisnis internet dan menghasilkan uang yang melimpah.

Kalau yang bisnis internetnya sudah berjalan bagaimana? Tinggal lihat kembali kondisi bisnis internet anda dan sesuaikan dengan langkah-langkah di atas. Selamat mencoba...

Strategi Bisnis Kuliner

 Strategi Bisnis Kuliner

oleh UKM (Usaha Kreatif Muslim) pada 10 Oktober 2010 jam 20:53
Bisnis kuliner masih menjadi primadona, terlebih menjelang bulan ramadhan. Lokasinya meluas bukan hanya di kota-kota besar, terlebih pada saat jutaan penghuni kota besar merayakan Idhul Fitri di daerah-daerah pun bisnis kuliner menjadi primadona wirausahawan.
Untuk berbisnis di dunia kuliner Anda memang harus jeli dalam memilih jenis dan rasa makanan, harga, hingga lokasinya. Tanpa memperhatikan faktor-faktor ini, rumah makan Anda pasti akan ditinggalkan oleh pelanggan. Sebagai pembaca acara Wisata Kuliner, Bondan Winarno tentu sering diundang oleh banyak pengusaha kuliner. Ia pun telah banyak mengamati apa yang dapat dilakukan oleh pemilik bisnis kuliner agar tetap bisa bertahan. Berikut trik mempertahankan bisnis kuliner dari seorang pemilik kedai kopi Kopitiam Oey di jalan Sabang ini, yaitu Bondan Winarno
1. Tidak berdasarkan asumsi. Ada banyak makanan yang muncul karena tren, seperti burger yang full mayones, pisang kipas, atau donat dengan segala modifikasinya. Namun selera orang bisa berubah, dan di samping itu tren juga bisa berlalu. Apa yang disukai orang saat ini belum tentu akan disukai orang lima tahun lagi. Jadi, lakukan inovasi baru dengan menciptakan menu-menu baru untuk pelanggan.
2. Kualitas makanan. Anda pernah kan, memesan menu andalan di restoran langganan Anda, namun mendapati rasa makanannya tak seenak biasanya? Saat koki memasak untuk 10 porsi, rasanya akan berbeda dengan ketika ia harus memasak untuk 100 porsi. Buat standarisasi untuk setiap makanan agar kualitas rasanya tidak berubah.
3. Cari hal yang tidak biasa. ”Anda harus bisa mendeteksi apa yang disukai oleh masyarakat. Tes itu ada di tangan pelanggan. Kalau mereka tidak suka akan mereka tinggal,” jelas Bondan. Dulu pisang pontianak menjadi hal fenomenal karena merupakan terobosan baru menyajikan pisang. Namun saat ini, pisang goreng itu merupakan hal yang biasa.
4. Dampak psikologis. Mengapa beberapa cabang rumah makan ayam bakar Wong Solo tutup? Karena ada semacam stigma yang akhirnya masuk ke alam psikologis. ”Ibu-ibu mungkin antipati dan tidak ingin mereka atau keluarganya makan di rumah makan yang diasosiasikan dengan poligami, atau stigma masyarakat yang tidak respek dengan cara pengembangan bisnis kuliner seperti itu,” papar Bonda Winarno.
Begitu juga dengan kebersihan tempat bisnis anda juga aka membuat dampak psikologis bagi pengujung. Perhatikan bagaimana penjual martabak menjaga kebersihan, sangat berkesa hingga martabak menjadi pilihan kudapan berkelas dan pantas menjadi oleh-oleh.
5. Menguasai ilmu life cycle. Ide kreatif saja tidak cukup. Harus ada hal-hal yang membuat pelanggan terus bertahan. Misalnya dengan merombak tatanan interior dengan meminta survei dari pelanggan tentang kenyamanan tempat makan. 
6. Lokasi akan amat menentukan. Misalnya dekat dengan kampus atau rumah sakit, atau gedung perkantoran. Namun jangan pernah mengubah tatanan restoran hanya untuk menambah pemasukan. ”Saya tidak pernah membuat kedai kopi saya lebih besar. Pengunjung senang berlama-lama di tempat itu karena kecil dan nyaman. Kalau terlalu banyak orang maksudnya akan sumpek,” tutur Bondan, yang mengaku jarang menyambangi restoran ataupun kedai kopi miliknya. 
7. Selalu memantau selera pelanggan. Lihat apakah mereka memesan menu yang sama. Menu apa yang paling banyak dipesan, atau paling sedikit dipesan. ”Sesekali buat kuesioner mini, tanya menu apa yang perlu ditambah, menu apa yang favorit, atau yang paling jarang dipesan. Ini bagus untuk masukan,” imbuhnya. 
8. Price point. Harga dan lokasi memang sering dikaitkan. Namun jangan berani-berani memasang harga tinggi, kalau Anda belum memiliki ciri khas dalam makanan. Terlalu mahal dan rasa masakan biasa-biasa saja? Pelanggan akan pergi.
9. Aset. Anda punya uang, tapi tidak punya keahlian memasak? Koki adalah aset Anda setelah uang. Jadi pastikan Anda memilih koki yang tepat, dan bisa menyajikan masakan dengan rasa yang diinginkan.

Sumber: redaksi dan Kompas Female

Perencanaan Usaha (Business Plan)

(Business Plan)Perencanaan Usaha 

1. Pentingnya Perencanaan

Membuka usaha baru tidak mungkin tanpa ada rencana sebelumnya. Rencana harus ada betapa pun sederhananya secara tertulis. Namun, wirausaha baru di Negara kita banyak yang tidak mau ataupun mungkin tidak mampu atau segan menulis rencana tertulis tersebut karena berbagai alasan. Perencanaan yang tidak tertulis pasti sudah ada rekayasa dalam pikiran, yaitu suatu rekayasa secara sederhana tentang jawaban dari berbagai pertanyaan antara lain, usaha apa yang akan dibuka, mengapa memilih usaha tersebut, dimana lokasinya, siapa konsumennya, darimana sumber modal, dsb.


Tampaknya wirausaha baru seperti ini cenderung melaksanakan kegiatan trial and error atau coba-coba. Seandainya gagal mereka akan beralih ke usaha yang lain. Model seperti ini banyak dijumpai dalam masyarakat bisnis kita.

Dinyatakan oleh David H. Bangs, Jr. (1995: x) bahwa, seorang pengusaha yang tidak bisa membuat perencanaan sebenarnya merencanakan kegagalan. Ungkapan ini benar, dari hasil pengamatan para pemilik perusahaan kecil yang menyisihkan waktu untuk mengkaji semua strateginya, menggunakan informasi untuk menguji kebenaran pendapatnya, dan cukup pandai mengenali kekurangan-kekurangan dirinya adalah pengusaha yang tidak mengalami kegagalan.

Suatu rencana kerja yang dibuat tertulis dan resmi guna menjalankan perusahaan (business plan) merupakan perangkat tepat untuk memegang kendali perusahaan dan menjaga agar fokus usaha perusahaan tidak menyimpang.

Pandangan di atas mungkin berlaku untuk Negara maju. Akan tetapi, para wirausaha baru di Negara kita kebanyakan menyimpan rencana perusahaan di dalam pikirannya. Ini bukan berarti kita membenarkan model perencanaan di dalam pikiran saja. Minimal harus ada catatan-catatan tertentu secara tertulis yang akan diikuti dalam pelaksanaannya. Misalnya menyangkut orang atau personalia yang akan diberi tugas untuk menjalankan usaha, modal yang akan digunakan, dan sebagainya.

Memulai suatu usaha baru tidak tepat kiranya jika langsung dalam bentuk usaha besar. Memang ada pengusaha yang langsung membuka usaha besar tanpa mempunyai pengalaman lebih dulu. Akibatnya jika usaha besar ini mengalami benturan-benturan bisnis maka akan timbul kepanikan bagi pemiliknya sendiri dan perusahaan semacam ini gampang jatuh/mengalami kegagalan. Memulai wirausaha dalam bentuk usaha kecil akan memberikan pengalaman demi pengalaman dalam pengelolaan usahanya. Berdasarkan pengalaman setiap tahun dan data yang terkumpul dianalisis maka dengan mudah perusahaan berkembang menjadi perusahaan yang lebih besar.

Mengapa Perlu Disusun Business Plan

Business plan perlu disusun karena merupakan legitimasi dari sebuah usaha yang akan didirikan. Orang perlu mengetahui segala sesuatu tentang perusahaan anda sehingga tertarik untuk bekerja sama. Ada beberapa alas an penting mengapa orang menyusun Business Plan:

1) To sell yourself on the business

2) To obtain bank financing

3) To obtain investment funds

4) To arrange strategic alliances

5) To obtain large contracts

6) To attract key employes

7) To complete mergers and acquisitions

8) To motivate and focus your management team

Jadi tujuan menyusun Business Plan adalah:

ü Menyatakan bahwa anda sebagai pemilik dan pemegang inisiatif dalam membuka usaha baru. Anda yakin akan keberhasilan usaha itu dan anda juga harus menyakinkan orang lain tidak akan merugi bila melakukan kerjasama dengan anda. Dengan adanya bantuan kerjasama dari berbagai pihak maka diharapkan usaha anda akan maju dengan pesat. Bantuan yang diharapkan itu antara lain berupa pinjaman melalui bank atau pinjaman melalui pihak-pihak lain yang potensial.

ü Mengatur dan membentuk kerjasama dengan perusahaan-perusahaan lain yang sudah ada dan saling menguntungkan misalnya dari para produsen yang dapat diharapkan memasok barang buat perusahaan anda ataupun perusahaan-perusahaan yang lebih besar memberi pekerjaan atau kontrak yang dapat dikerjakan oleh perusahaan anda.

ü Business Plan juga dapat mungundang orang-orang tertentu yang potensial atau mempunyai keahlian untuk bergabung bekerja sama dengan anda. Mungkin saja anda memerlukan orang-orang yang mempunyai kemampuan untuk menduduki posisi kunci dalam perusahaan anda namun anda harus berhati-hati menerima orang-orang tertentu yang dapat pula menjerumuskan perusahaan anda yang baru berdiri.

ü Business Plan juga berguna untuk melakukan merger dan akuisisi misalnya anda menjual perusahaan anda ke sebuah perusahaan besar maka perusahaan besar tersebut harus membaca business plan anda atau mungkin juga anda ingin membeli perusahaan lain maka business plan yang anda susun dapat memberi keyakinan kepada perusahaan lain yang mau diakuisisi.

ü Business Plan bertujuan untuk menjamin adanya focus tujuan dari berbagai personil yang ada dalam perusahaan. Sebab sebuah perusahaan akan bertumbuh makin lama makin komplek sehingga business plan menjadi komponen yang sangat penting bagi setiap orang untuk tetap berpijak pada arah yang benar.

2. Pengertian Business Plan

Agar perusahaan berjalan pada jalan yang benar maka seorang wirausaha harus menyusun Business Plan. Business Plan adalah:

A good definition: a business plan is a document that convincingly demonstrates the ability of your business to sell enough of its product or service to make a satisfactory profit and be attractive to potential backers.

A better definition: A business plan is a selling document that conveys the excitement and promise of your business to any potential backers or stakeholders.(Bygrave 1994: 114)

Artinya Business Plan merupakan suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang dana.

Definisi yang lebih baik menyatakan bahwa Business Plan adalah sebuah selling document yang mengungkapkan daya tarik dan harapan sebuah bisnis kepada penyandang dana potensial.

Hisrich-Peters memberikan definisi sebagai berikut: the business plan is a written document prepared by the entrepreneur that describes all the relevant external and internal elements involved in starting a new venture. It is often an integration of functional plans such as marketing, finance, manufacturing and human resources.(Hisrich-Peters, 1995: 113)

Jadi business plan adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausaha yang menggambarkan semua unsur-unsur yang relevan baik internal maupun eksternal mengenai perusahaan untuk memulai sewaktu usaha. Isinya sering merupakan perencanaan terpadu menyangkut pemasaran, permodalan, manufaktur dan sumber daya manusia.

Suatu definisi business plan yang cukup panjang diungkapkan lagi oleh Bygrave, 1994: 441) sebagai berikut:

Business Plan adalah dokumen yang disediakan oleh entrepreneur sesuai pula dengan pandangan penasehat profesionalnya yang memuat rincian tentang masa lalu, keadaan sekarang dan kecenderungan masa depan dari sebuah perusahaan. Isinya mencakup analisis tentang manajerial, keadaan fisik bangunan, karyawan, produk, sumber permodalan, informasi tentang jalannya perusahaan selama ini dan posisi pasar dari perusahaan. Business Plan juga berisi tentang rincian profit, neraca perusahaan, proyeksi aliran kas untuk dua tahun yang akan dating. Juga memuat pandangan dan ide dari anggota tim manajemen. Hal ini menyangkut strategi tujuan perusahaan yang hendak dicapai.

Business plan dibuat dalam bentuk jangka pendek ataupun jangka panjang yang pertama kali diikuti untuk tiga tahun berjalan. Business plan merupakan rencana perjalanan atau road map yang akan diikuti oleh wirausaha. Business plan seakan-akan menjawab pertanyaan: Where am I now? Where am I going? How will I get there?

Investor yang potensial perbankan, konsultan, staf karyawan, pemasok barang dan bahkan konsumen akan mempelajari business plan ini.

Sebuah business plan dapat dinilai oleh pembaca dengan memberikan bobot penilaian sangat bagus, bagus, sedang, dan kurang baik.

Mengenai kedalaman dan rincian dari sebuah business plan sangat tergantung kepada luasnya bisnis yang akan dilakukan, apakah bisnisnya merupakan sebuah industri bersekala besar atau hanya toko barang-barang kelontong.

Bagi sebuah business plan yang akan mengoperasikan sebuah pabrik tentu akan mencantumkan secara jelas dan rinci informasi menyangkut:

o Lokasi pabrik

o Proses produksi

o Masalah bahan baku

o Masalah mesin dan perlengkapan

o Masalah karyawan yang terlatih

o Masalah tempat, tanah, ruang yang tersedia sekarang ini dan buat perluasan dimasa yang akan datang. Apakah aset ini disewa atau dibeli.

o Hal-hal lain yang diperlukan untuk menunjang agar pabrik berjalan dengan lancar.

Mengapa Terjadi Kegagalan Dari Business Plan

Business plan yang kurang baik akan menyebabkan kegagalan dikemudian hari karena beberapa factor:

Ø Tujuan yang ditetapkan oleh pengusaha kurang masuk akal, pengusaha kurang memiliki tanggung jawab.

Ø Pengusaha tidak memiliki pengalaman dalam perencanaan bisnis.

Ø Pengusaha tidak dapat menangkap ancaman dan kelemahan bisnisnya sendiri.

Ø Konsumen tidak mengharapkan adanya barang dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.

Rahasia Sukses Orang-Orang Jepang:

4/11/2011

Rahasia Sukses orang Jepang:

1. Kerja Keras
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.
2. Malu
Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dalam pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.
3. Hidup Hemat
Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.
4. Loyalitas
Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.
5. Inovasi
Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.
6. Pantang Menyerah
Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia. Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita. Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen). Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini
7. Budaya Baca
Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institute penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.
8. Kerjasama Kelompok
Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”. Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.
9. Mandiri
Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.
10. Jaga Tradisi & Menghormati Orang Tua
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini.
Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki, maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.
Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena “hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang. Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.
Sumber : http://punglie.blogspot.com/2011/03/10-rahasia-sukses-orang-jepang.html

Arti Kesuksesan dan Kegagalan

Arti Kesuksesan dan Kegagalan

Apa yang ada di benak anda ketika mendengar kata sukses? Apa pula yang ada di benak anda ketika mendengar kata gagal? Mendengar kata sukses tentu semua orang akan membayangkan sebuah keberhasilan dan terpenuhinya semua keinginan yang ingin di capai. Mendengar kata gagal, tentu semua orang akan membayangkan sebuah keadaan yang sangat tidak mengenakkan karena tidak terpenuhinya keinginan yang ingin kita capai.

Dalam dunis bisnis, dua kata ini adalah sebuah tujuan dan resiko yang akan selalu kita hadapi. Jika tidak sukses meraih keinginan, pasti kita akan dihadapkan pada sebuah kegagalan.
Sikap terbaik memandang sebuah kesuksesan adalah dengan melihat urutan dan cara bagaimana meraihnya. Kenapa orang bisa sukses? Karena mereka melakukan hal yang benar. Promosi, pengaturan keuangan, tim yang hebat, produk yang bagus adalah sebuah kesatuan yang disebut melakukan hal yang benar.

Begitu pula sikap terbaik memandang sebuah kegagalan dengan melihat urutan yang menyebabkan mereka gagal. Mengapa mereka bisa gagal? Karena mereka melakukan hal yang salah. Promosi yang kurang, pengaturan keuangan yang amburadul, tim yang kacau, produk yang jelek merupakan sebuah kesatuan yang disebut melakukan hal yang salah.
Intinya, jika ingin menjadi orang sukses, kita harus melakukan tindakan yang telah dilakukan orang-orang sukses untuk meraih kesuksesannya. Jika kita menemui kegagalan, haruslah kegagalan itu dijadikan sebagai peringatan dan pelajaran bahwa tindakan yang telah kita lakukan bukanlah tindakan yang benar. Dengan bisa mengambil hikmah dari sebuah kegagalan, niscaya kesuksesan akan segera ada di depan mata.
Sukses untuk anda…..

sumber:

Beberapa Kesalahan yang Dapat Menghentikan Perkembangan Diri Anda

4/06/2011

Beberapa Kesalahan yang Dapat Menghentikan Perkembangan Diri Anda

perkembangan diri
Ketika anda mencoba untuk berkembang, sangatlah mudah untuk jatuh lebih dari satu kali dan membuat diri anda terluka dalam perjalanan menuju kesuksesan, kebahagiaan, dan semua hal yang ingin anda raih. Tentunya terdapat beberapa lubang dalam yang harus anda perhatikan dan berhati-hati tentu saja.
Di bawah ini merupakan 9 kesalahan yang sering dilakukan ketika anda sedang berkembang. Saya telah melakukan kesalahan-kesalahan tersebut. Bahkan lebih dari satu kali. :)
Dengan sharing saya ini, harapan saya semoga anda tidak jatuh ke lubang yang sama seperti yang saya alami.
Sekarang marilah kita bahas 9 kesalahan tersebut :

1. Berpikir Bahwa Anda Telah Mengetahui Segalanya
Hal ini merupakan masalah besar dan dapat menghentikan perkembangan diri anda untuk waktu yang cukup lama. Pikiran-pikiran seperti: “Saya mengerti bagaimana hal-hal bekerja di dunia ini. Saya tidak membutuhkan salesman itu untuk meningkatkan kualitas hidup saya. Mereka tidak memiliki sesuatu yang baru yang bisa mereka tawarkan. Hanya orang-orang putus asa yang membutuhkan buku tersebut. Ini hanya masalah kesadaran diri saja.”
Pemikiran dan sikap semacam inilah yang akan membuat anda sulit untuk berkembang. Ketika anda membaca buku-buku pengembangan diri dari penulis seperti Anthony Robbins, Brian Tracy atau Stephen Covey; anda akan menyadari dengan cepat bahwa nasihat terbaik yang mereka berikan tidak sepenuhnya berhubungan dengan kesadaran diri. Bahkan, seringkali nasihat yang mereka berikan bertolak belakang dengan kebenaran yang selama ini kita peroleh dari pelajaran-palajaran di sekolah, media dan orang-orang lain di sekitar kita.

2. Dipusingkan Oleh Hal-Hal Yang Sedang Tren
Pola pikir seperti poin pertama diatas tidak sepenuhnya salah. Terdapat banyak salesman yang menawarkan banyak hal pada anda diluar sana. Dan karena penulis atau pembicara motivasi paling sukses memahami bagaimana caranya untuk berkomunikasi, terdapat banyak teknik penjualan high-pressure yang bisa anda peroleh dengan membaca buku-buku pemasaran. Teknik seperti menawarkan bingkisan kecil dan gratis bagi konsumen, atau dengan mengatakan bahwa hanya ada 500 buah produk sejenis dan tawaran ini hanya berlaku 1 minggu.
Namun meskipun beberapa teknik pemasaran terkesan sangat optimistis atau cenderung agresif, bukan berarti produk yang ditawarkan tidak memiliki nilai. Bedakan antara teknik penjualan dengan produk yang ditawarakan.
Menurut saya, mulailah dengan merk-merk atau produk-produk yang memiliki ulasan yang baik. Lakukan sedikit penelitian melalui google dan carilah informasi mengenai produk tersebut.

3. Tidak Mengambil Tindakan
Berpikir bahwa dengan membaca buku atau blog akan mengubah hidup anda secara otomatis merupakan pemikiran yang keliru. Pengetahuan tanpa tindakan tidak akan menghasilkan apapun. Dan hanya andalah yang bisa merubah diri anda sendiri. Orang lain bisa memberi anda nasihat, dukungan, serta motivasi. Namun pada akhirnya, anda harus mengambil tindakan.
Jika anda mengalami masalah dengan mengambil tindakan, seringkali hal ini disebabkan oleh rasa takut, anda perlu mengunjungi situs saya ini : www.menggapai-impian.com

4. Menyerah
Ketika anda mengalami kegagalan pertama kali, kedua atau ketiga, anda biasanya berpikir “Hal ini tidak ada artinya. Inilah diri saya dan saya tidak dapat berubah. Saya harus membiasakan diri saya berpikir bahwa saya memang seperti itu.”
Jangan menyerah. Satu atau lima atau 20 kegagalan tidak akan ada artinya dalam jangka panjang. Anda harus gagal supaya anda menguasai sesuatu dan berkembang.

5. Khawatir terhadap atau mendengarkan perkataan orang lain
Anda mungkin takut orang-orang akan bereaksi negatif terhadap perubahan yang anda lakukan, dan mereka memang cenderung berbuat demikian. Mungkin mereka berbuat demikian karena mereka khawatir anda akan menjauhi mereka dan akan kehilangan anda selamanya. Atau mungkin juga mereka tidak ingin anda berubah karena perubahan tersebut akan membuat mereka merasa diam di tempat. Mereka mungkin juga memberikan anda sejumlah opini negatif terhadap perkembangan diri anda; bahwa semua yang anda lakukan hanyalah sia-sia, buang waktu dan kehidupan nyata sangatlah berbeda dibandingkan dengan yang tertulis di buku.
Jika anda menemui jalan buntu, hal ini mungkin karena anda merasa anda memerlukan persetujuan dari orang lain dan anda harus mulai melepaskan diri dari pengaruh orang-orang ini. Jika tidak, anda akan selamanya hidup dalam bayang-bayang orang lain dan anda tidak akan pernah berkembang.

6. Bereksperimen Dengan Cara Anda Sendiri
Bereksperimen dengan materi perkembangan diri anda; tidak berkomitmen untuk mempelajari atau mempraktekkan serta mengembangkannya secara konsisten sebagai bagian keseharian anda. Mungkin anda merasa perubahan yang sedang anda coba lakukan terlalu sulit, atau tidak layak untuk anda lakukan, sehingga anda tidak berkomitmen untuk melakukannya.
Sulitkah melakukan perubahan tersebut? Terkadang ya. Namun saya merasa bahwa pertumbuhan memiliki lebih banyak nilai positif dibandingkan dengan negatif, dan saya berpendapat bahwa dari sudut pandang orang awam – orang yang belum mengikuti program pengembangan diri apapun – terkesan bahwa orang-orang yang sedang mencoba untuk melakukan perkembangan diri terlihat lebih bekerja keras, mengeluarkan lebih banyak uang dan waktu dibandingkan jika anda melihat dari sisi orang yang mencoba melakukan perubahan tersebut. Kerja keras bukanlah sesuatu yang sulit jika anda merasa anda berkembang dan menyukai apa yang sedang anda kerjakan.
Apakah perubahan tersebut layak untuk dilakukan? Tentunya perubahan tersebut lebih baik dibandingkan dengan alternatif lain; hanya berlarian kesana kemari setiap hari dan dipenuhi dengan kemarahan, stress dan kurangnya penghargaan diri.
Kunci bagi semua hal dalam kehidupan adalah konsistensi dan kesabaran. Berkomitmenlah untuk perkembangan diri anda.

7. Memiliki Ekspektasi yang Tidak Beralasan
Hal ini mungkin terjadi karena kurangnya informasi. Kadang dalam jumlah informasi serta kualitas informasi yang anda miliki. Ketika pertama kali anda memulai, anda mungkin merasa bahwa hanya dengan membaca sebuah buku akan menyelesaikan semua masalah anda. Tidak memiliki gambaran yang jelas mengenai apa yang bisa anda peroleh akan membuat anda kecewa dan seperti seorang pecundang tanpa alasan yang baik, hingga akhirnya anda menyerah.
Salah satu metode yang saya gunakan untuk mengeluarkan diri saya dari kondisi tersebut adalah dengan mengembangkan kebiasaan “mengkonsumsi” materi motivasi setiap saat, baik dalam bentuk buku, blog atau CD audio. Saya membangun perpustakaan kecil milik saya sendiri dan mengisinya dengan materi-materi pengembangan diri.
Mendengarkan kembali sebuah CD milik Andrie Wongso misalnya tidak hanya membuat saya termotivasi lagi, tapi juga menyediakan saya dengan solusi atas masalah saya. Kebiasaan ini – dikombinasikan dengan tindakan – akan memperjelas hal-hal yang anda inginkan, metode apa yang terbaik bagi anda dan semua peluang serta batasan dalam perkembangan diri anda.

8. Kegagalan Untuk Atau Tidak Berkeinginan Untuk Memahami Diri Anda Sendiri
Untuk mengubah diri anda; anda harus memahami proses yang terjadi di dalam diri anda. Bagaimana emosi anda bekerja, ego anda bekerja, bagaimana pengalaman masa lalu serta kebiasaan anda dapat mempengaruhi anda. Serta apa yang bisa anda lakukan mengenai hal-hal tersebut. Bagaimana anda bisa membantu diri anda sendiri. Bahkan jika anda berusaha mengubah bagian diri anda yang benar-benar ingin anda ubah.
Jadi menurut pendapat saya, jangan hanya berpegang pada 1 orang guru serta 1 pemikiran. Bacalah buku atau dengarkan materi-materi lain yang berasal dari penulis ternama untuk memperluas wawasan anda dan memberikan anda sejumlah solusi atas masalah-masalah anda.
Cobalah menjadi lebih mawas diri; sadari proses yang terjadi dalam diri anda ketika anda menjadi marah, merasa depresi, cemburu atau iri hati. Cobalah untuk bertindak berbeda dari yang biasa anda lakukan.
Daripada mengambil tindakan seperti yang biasa anda lakukan, terapkanlah apa yang telah anda pelajari untuk menangani kebiasaan anda. Jika anda gagal – sama halnya dengan kebanyakan orang, paculah terus diri anda – luangkan waktu untuk menganalisa mengapa anda merasakan atau melakukan tindakan negatif tersebut.
Jika anda tidak memiliki kendali atas tindakan anda, akan sangat sulit untuk membantu diri anda dan orang lain. Anda akan menemukan solusi yang tidak efektif, menjadi tidak bersemangat, dan pada akhirnya berhenti untuk terus berkembang.

9. Tidak Mengambil Tanggung Jawab Atas Diri Anda Sendiri
Hal ini sangatlah penting. Jangan salahkan orang lain. Andalah yang dapat melakukan perubahan tersebut.
Itulah 9 hal yang dapat menghambat perkembangan diri anda dan saya yakin masih banyak ha-hal lainnya. Namun saya akan tambahkan poin-poin lain pada lain kesempatan.
Jika anda mempunyai usulan-usulan lain, silahkan untuk menambahkan di kolom komentar.

Membangun Karakter Pribadi yang Luar Biasa

Karakter Pribadi Luar Biasa

Rendah Hati.
Sikap rendah hati mengungkapkan kekuatan bukan kelemahan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain.
Positive Thinking
Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.


Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya. Tulus
Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta.

Berjiwa Besar
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.


Setia
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.


Percaya Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.


Kedelapan, Selalu Ceria
Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.


Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ‘ringan’. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil atau berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stres dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.


Empati 
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.

Sumber: punglie

10 Kualitas Pribadi yang baik dan disukai

3/15/2011

Didalam kehidupan sehari-hari tentunya kita tidak lepas dengan yang namanya bersosialisasi,berinteraksi dengan orang lain.Dengan adanya hal tersebut,tentunya teman-teman harus memiliki jiwa/pribadi yang baik, agar orang lain slalu nyaman dan senang dengan keberadaan kita.Banyak sekali manfaat yang bisa didapat ketika kita memiliki kepribadian baik.Namun disini saya hanya akan menjelaskan, mengenai kepribadian yang harus teman-teman miliki untuk menjadi pribadi yang hebat dan disenangi banyak orang. Ada beberapa point yang harus diperhatikan :

Dibalik Usaha Dan Kesuksesan Bakmi Mbah MO Yogyakarta

3/14/2011

Sekilas menceritakan Pak Murlidi atau yang biasa di panggil Mbah Mo, Pak Murlidi adalah menantu dari Mbah Mo yang memiliki usaha bakmi di daerah Bantul Yogyakarta. Seorang pensiunan pegawai negeri dari Yogyakarta. Beliau hanya bergelar “S1”, bukan lulusan S1 sarjana, tapi beliau hanya lulusan SD (sekolah dasar). Dengan penampilan beliau yang sederhana, orang mungkin tidak percaya bahwa beliau adalah seorang mentor Entrepreneur University (EU).

Lokasi bakmi Mbah Mo ini sangat jauh dari pusat kota Yogyakarta, tempat yang dulunya adalah “bekas kandang sapi”, namun yang mengherankan adalah pembeli dari bakmi ini adalah para pejabat penting dan para pengusaha.
Sudah banyak pejabat tinggi negara yang mencicipi kelezatan bakmi Mbah Mo.
Pak Murlidi memang sangat berjasa dalam mempopulerkan bakmi Mbah Mo, pertama kali bakmi Mbah Mo berdiri hanya di kunjungi 5 orang perhari saja, tetapi berbeda dengan sekarang, bukan 5 orang lagi perhari, tapi puluhan bahkan ratusan orang yang berkunjung. Dan sudah banyak juga stasiun TV ataupun Surat Kabar yang meliput tempat bakmi Mbah Mo.

“Saya sengaja menerapkan strategi marketing yang unik dan berbeda karena sadar bahwa lokasi Mie Mbah Mo ini tidak strategis. Dan terbukti metode ini berhasil. “Ada 50 penjual bakmi sepanjang jalan menuju tempat kami, tapi toh mereka tetap mencari sampai ke sini” ungkap Pak Mur.

Tempat kuliner jauh dan tidak strategis, menurutnya, bukan kendala untuk berbisnis. Malah sangat menguntungkan, buktinya tiap hari orang berbondong-bondong mencari mi Mbah Mo.

Keberhasilanya dalam merumuskan strategi marketing yang unik dan berbeda, inilah yang membuat Pak Murlidi diminta berbagai pihak untuk membagikan kiat bisnis. Selain sibuk menggoreng mie tiap malam, beliau juga sibuk mengatur jadwal mengajar dan menularkan ilmu bisnis di berbagai kota.

“Sekitar 30 kota yang harus saya sambangi untuk membagikan ilmu, yang paling padat mengajar di kelas-kelas Entrepreneur University (EU) di kota-kota di Jawa seperti Jakarta, Tangerang, Bekasi, Cirebon, Semarang, Purwokerto, Surabaya, Sidoarjo, Jember, Magelang, Kediri, Pekalongan, Tegal dan lainya. “Pada tahun 2008 tercatat jadwal mentoring saya paling padat, sehingga malah jarang di Yogyakarta” papar menantu almarhum Mbah Mo.

Dia juga kerap diundang untuk berbicara tentang motivasi dan pilihan-pilihan bisnis untuk pensiunan karyawan BUMN seperti Semen Gresik, Astra dan Pertamina. Biasanya di berbicara di depan pekerja yang hendak memasuki masa pensiun.

”Saya bersyukur ilmu marketing sederhana dan apa adanya bisa bermanfaat untuk orang banyak. Yang saya bagi memang bukan teori marketing yang ndakik-ndakik atau ilmiah akademik tapi kiat-kiat praktis yang memang saya lakukan sendiri selama menerjuni bisnis jualan mie” tandasnya.


Pak Murlidi memang mempunyai trik-trik marketing yang canggih, jitu dan cerdas. Pak Murlidi membeberkan beberapa tipsnya dalam mempopulerkan bakmi Mbah Mo, yaitu :

1).Dimanapun beliau berada selalu meceritakan tentang bakminya. Hal ini karena BKKBN, instansi tempat beliau bekerja selalu mengajarkan untuk selalu memasyarakatkan KB dimanapun mereka berada.

2).Selalu berkomunikasi denga pengunjung. Pak Mur selalu berusaha membuka komunikasi pada para pengunjungnya, mengajak mereka berdiskusi tentang apa saja agar tidak bosan menunggu hidangan yang akan mereka sajikan, karena bakmi Mbah Mo ini memang memasak hidangan untuk setiap pengunjungnya secara satu persatu.

3).Melobi sopir para pejabat. Pak Mur tak jarang melobi para sopir yang mengantarkan para pejabat untuk mereferensikan bakminya jika ditanya oleh majikannya tentang makan malam yang enak di Yogyakarta.


Tak hanya cara melariskan bakmi saja, banyak dari kalangan EU yang meminta trik jitu kepada Pak Mur tentang bagaimana melariskan usahanya, ada diantaranya, pemilik rumah makan, pemilik kursus, pemilik toko bangunan dan masih banyak yang lainnya, dan hasilnya, usaha mereka pun berkembang pesat.

Setelah banyak mengsukseskan orang lain, kini bakmi mbah mo yang terkenal dengan kelezatannya sudah memiliki cabang di beberapa kota dengan nama “BAKMI PAK MAN JOGJA”.

Rasa bumbu yang sudah dipatenkan, dan kelezatan maupun ke-khas-an Bakmi Mbah Mo, membuat orang yang datang di Bakmi Pak Man sama seperti datang ke Bakmi mbah Mo. Banyak dari kalangan EU yang mengambil franchise Bakmi Pak Man. Kini Pak Murlidi sudah berhasil membuka cabang lebih dr 13 kota.

Beberapa daftar kota cabang Bak MIE PAK MAN JOGJA :
- Cirebon
- Boyolali
- Karawang
- Semarang
- Tegal
- Magelang
- Slawi
- Madiun
- Purwokerto
- Ponorogo
- Surabaya
- dan masih banyak lagi kota lainnya



sumber: http://arfiyansetiawan.blogspot.com

Apa Sih Yang Dibanggakan Jadi Mahasiswa UAD!!!?

3/09/2011

Apa Sih Yang Dibanggakan Jadi Mahasiswa UAD!!?

Saya ingin membagi cerita pengalaman nyata yang tidak akan saya lupakan. Saya dulu kuliah S1 di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), sebuah PTS di Yogyakarta. Memang salah satu keberuntungan PTS di Yogyakarta adalah karena waktu itu PTS banyak dibantu tenaga dosen dari dosen-dosen PTN. Sehingga ilmu yang kami terima sudah barang tentu sama saja dengan yang diterima oleh mahasiswa negeri. Nah, salah satu dosen saya adalah berasal dari UGM tepatnya dari Fakultas MIPA, yaitu  bapak Drs. Bambang Nurcahyo Prastowo, M.Sc. Bisa dikatakan beliaulah yang membuka dan memberi kesempatan saya dan teman-teman mahasiswa saya dulu di jurusan Teknik Informatika bisa maju dan berprestasi. Sebelumnya kami pun sama dengan para mahasiswa yang dari PTS-PTS, merasa minder dan kurang bergairah untuk berprestasi. Namun, sejak dibimbing oleh beliau dalam suatu komunitas beliau mengatakan kata-kata “sindiran” penyemangat kepada kami, yang saya kutipkan sebagai berikut:
“…kalian ini dari UAD, yang cuma perguruan tinggi swasta, nggak terkenal lagi..! Coba tanya UAD ke orang lain, pasti kebanyakan nggak kenal. Bayangkan aja, kalian ini dari UAD, swasta nggak terkenal, mahasiswanya pun sudah duluan dicap bodoh jadi apa lagi yang menjadi kebanggaan kalian, apa yang bisa Anda banggakan dengan status kemahasiswaan kalian…? Beda dengan saya atau mahasiswa saya yang di UGM, sebodoh-bodohnya mahasiswa UGM, tetap saja dia dianggap mahasiswa pintar, lha wong dari UGM, salah satu PTN terkenal di negeri ini, apalagi bila mahasiswa tersebut berprestasi kan tambah terkenal nama UGM, begitu juga saya, semalas-malasnya saya mengajar, tetap saja saya dosen UGM, yang prestise…! Nah, oleh karena itu kalian yang dari UAD ini harus memiliki sesuatu yang bisa dijadikan “alat” untuk menunjukkan prestasi kalian sehingga bisa mengangkat harum nama kalian sebagai mahasiswa UAD yang dari swasta…”
Mahasiswa Indonesia yang ingin maju, bayangkan kalau Anda yang disinggung dengan kata-kata tersebut, mungkin reaksinya jadi sedikit tersinggung bukan? Begitu juga kami pada waktu itu. Tapi kami langsung menyerap maksud beliau berkata seperti itu dikarenakan beliau ingin memotivasi kami agar bangkit, maju dan berprestasi. Sejak itulah kami akhirnya menjadikan salah satu bidang dalam Informatika yaitu GNU/Linux yang menjadi “alat” kemajuan dan prestasi kami sebagai mahasiswa dan hasilnya sungguh luar biasa. Nama UAD telah tercatat sebagai salah satu kampus yang terkenal di bidang TI di Indonesia ! Bahkan dulu kampus negeri dan swasta pun mengakui bahwa kampus yang terkenal dengan Linux itu ya UAD. Kekuatan inilah yang sempat beberapa waktu menjadi nilai jual tinggi UAD di mata calon mahasiswa (termasuk Anda mahasiswa Informatika UAD sekarang bukan ? :)
Tampaknya juga saat ini kampus-kampus swasta sudah menerapkan cara seperti ini yaitu dengan memberikan sesuatu yang berbeda atau menjadi brand yang menunjukkan kelebihan kampus tersebut. Misalnya, STIMIK AMIKOM yang terkenal sebagai kampus yang menghasilkan para wirausaha (entrepreneur). Saya melihat Prof. Suyanto sebagai top leader mampu menerjemahkan visi dan misi kampusnya untuk bisa mengambil segmentasi yang berbeda dengan kampus-kampus lain. Alhasil, sama seperti UAD dengan brand Linux-nya, Amikom pun berhasil dengan brand kampus pencetak para entrepreneur selain kampusnya orang-orang berdasi.
Sebagai konklusi, maka bagi mahasiswa UAD, sekarang coba cari keunggulan khas Anda, buat tim atau gank kalau bahasa kalian. Cari leader gank yang kuat dan mulailah belajar dan bekerja keras membuat keunggulan dan prestasi demi prestasi. Kalau sudah mencetak prestasi maka pimpinan universitas pun pasti tidak segan-segan untuk memfasilitasi dan memberikan apa yang kalian mau demi kemajuan UAD secara keseluruhan dan khususwa mahasiswa yaitu Anda sendiri.
Saya tunggu prestasi-prestasi dan kebanggaan kalian menjadi mahasiswa UAD…!!!

Dikutip dari : http://blog.uad.ac.id/ardi/2010/05/16/apa-sih-yang-dibanggakan-jadi-mahasiswa-uad/